INFO tanahmerah – Detik-detik Mencekam Pedagang Pasar Senen Listrik Padam, Kabur Takut Dijarah Suasana mencekam terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Senin siang (1/9), saat aliran listrik tiba-tiba padam di seluruh area pasar. Kondisi gelap mendadak tersebut memicu kepanikan massal di kalangan pedagang dan pengunjung. Banyak yang memilih meninggalkan lapaknya dalam keadaan terbuka, karena takut terjadi aksi penjarahan.

Baca Juga: Para Jawara Mobile Legends Asia Bersiap Bertarung di IESF MLBB 2025
Insiden terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, ketika aktivitas jual-beli tengah berlangsung padat. Lampu di dalam area kios dan lorong pasar tiba-tiba mati tanpa peringatan. Dalam waktu singkat, terdengar teriakan dari berbagai arah, dan sejumlah pedagang mulai mengemasi barang dagangan mereka secara tergesa-gesa.
“Saya langsung tarik rolling door kios saya. Gelap sekali, takut ada yang manfaatkan situasi buat nyolong,” ujar Yanti (43), pedagang baju di Blok II, yang mengaku trauma dengan kejadian serupa pada kerusuhan masa lalu.
Kepanikan semakin menjadi-jadi setelah beredar kabar dari mulut ke mulut bahwa ada sekelompok orang tak dikenal yang diduga memasuki pasar dari arah belakang, memanfaatkan situasi gelap. Meski belum terbukti, informasi ini membuat banyak pedagang langsung meninggalkan kios mereka, bahkan ada yang membiarkan barang dagangan tertinggal.
Beberapa pengunjung pasar yang panik terlihat berlarian keluar gedung. Anak-anak yang ikut orang tuanya berbelanja juga ikut menangis dan berdesakan keluar lewat tangga darurat.
“Belum tentu ada yang dijarah, tapi orang sudah panik duluan. Apalagi ini kan hari demo juga, jadi orang makin takut,” kata Ridwan (36), petugas keamanan internal pasar.
Hingga sore hari, belum ada laporan resmi mengenai penjarahan, namun beberapa kios kecil melaporkan kehilangan barang dagangan ringan seperti aksesoris dan barang elektronik kecil.
“Kami masih selidiki apakah kehilangan itu karena penjarahan atau tertinggal saat evakuasi. CCTV juga sedang diperiksa,” ujar Kapolsek Senen Kompol Andri Permana.
Setelah pemadaman berlangsung sekitar satu jam, sebagian besar aktivitas perdagangan terhenti total. Pedagang memilih tidak kembali membuka kios meski listrik mulai menyala kembali sekitar pukul 14.00 WIB.
Dinas Perdagangan DKI Jakarta menyatakan akan menggelar evaluasi pengamanan pasar dan meminta pengelola Pasar Senen untuk memperbaiki sistem cadangan listrik serta prosedur darurat.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti terkait penjarahan atau kerusuhan di Pasar Senen.
“Situasi saat ini sudah kondusif. Tidak ada laporan resmi tentang kerusuhan atau penjarahan besar-besaran. Tapi kami tetap siaga,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.









