Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Maulid Nabi 1447 H di Boven Digoel Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan Umat

BRIMO

Gubernur Papua Selatan Ajak Umat Muslim Tanah Merah Kembali ke Nasehat Orangtua dan Teladan Nabi

INFO Tanahmerah Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Bala Lompoa, Tanah Merah, pada Sabtu (6/9/2025), saat ratusan umat Muslim menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Acara yang digelar oleh komunitas Bugis-Makassar ini tidak hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi juga momentum untuk merenung dan memperkuat kembali nilai-nilai kehidupan yang mulai tergerus oleh modernisasi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, hadir sekaligus menyampaikan pesan penting kepada umat Muslim di Tanah Merah. Ia menekankan perlunya kembali menghidupkan nasehat orangtua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Maulid Nabi 1447 H di Boven Digoel Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan Umat
Maulid Nabi 1447 H di Boven Digoel Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan Umat

Baca Juga : Pulau Dewata Gelap Sebagian Tiga Kabupaten di Bali Alami Pemadaman Listrik Bergilir

Hari ini adalah hari yang tepat untuk kita melakukan refleksi.

Kita perlu melihat kembali ke dalam diri masing-masing: sudah sejauh mana kehidupan kita selaras dengan ajaran para nabi, petunjuk para ulama, serta nasehat orangtua dan tokoh masyarakat. Ataukah justru kita semakin jauh, terlarut dalam arus modernisasi yang kian deras?” ungkap Apolo penuh penekanan.

Menurutnya, banyak orang kini beranggapan bahwa yang paling penting dalam hidup adalah anak-anak, keluarga, iman, dan persaudaraan. Namun dalam praktiknya, sebagian besar waktu justru dihabiskan untuk pekerjaan dan mengejar target-target duniawi. Bahkan, tak jarang hari libur atau hari besar keagamaan dikorbankan demi menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.

Dulu, orang dihargai dari amal ibadah dan ketulusan hidupnya.

Sekarang, ukuran penghargaan lebih banyak ditentukan oleh pekerjaan atau jabatan. Inilah yang perlu kita luruskan kembali,” tegas Apolo.

Ia mengajak seluruh umat Muslim di Tanah Merah agar tidak melupakan akar kehidupan yang sesungguhnya. Nasehat orangtua, ajaran agama, serta pesan kebaikan dari tokoh masyarakat hendaknya menjadi kompas moral agar pertumbuhan rohani tetap terjaga di tengah derasnya arus globalisasi.

Sementara itu, Ketua PHBI Papua Selatan, H. Ali Syahbana 

menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Papua Selatan. Tradisi ini akan dilaksanakan secara bergilir di berbagai daerah, dimulai dari Kabupaten Boven Digoel sebagai tuan rumah pertama.

Acara semakin semarak dengan kehadiran Ustad Andi Armayadi Al Ghifari, S.Pd.I yang didatangkan langsung dari Sulawesi Selatan. Ceramahnya memberikan sentuhan spiritual yang mendalam, mengingatkan umat agar menjadikan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam memperbaiki diri, keluarga, dan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi seremonial keagamaan, tetapi juga wujud nyata semangat kebersamaan umat Muslim Papua Selatan dalam menjaga nilai keimanan, persaudaraan, dan kearifan lokal.

Klik Disini